29-Years-Old Bachelor Ch.8


Chapter.8 Setelah Kencan, Aku tidak Sengaja……………


_____________________

 

 

ALIH BAHASA: SETYAN

EDITOR: VOID SAMA

SUMBER: https://www.okanegahoshii.club/p/29-sai-ch8.html

 

 

_____________________

 

Setelah matahari terbit. Kami yang telah memenangkan pertempuran kembali lebih awal dari yang dijadwalkan, dan sekarang kami sedang menerima sambutan dari penduduk Kota.

Itu juga karena kami membawa kepala Troll yang telah ditaklukkan.

Aku mengeluarkannya dari inventory sebelum memasuki Kota karena permintaan semua orang.

Tentu saja, kepala itu sangat berat, apa aku harus menentengnya saat kembali? Tidak mungkin.

Ada juga orang-orang yang berdoa untuk para orang yang mati.

Ketika kami berbaris kembali ke markas para kesatria.

Kami diizinkan untuk bubar.

Yah, kami harus kembali dan melapor ke guild terlebih dahulu.

“Marl, apa kamu baik-baik saja? Aku berpikir untuk melapor ke guild dulu, mau ikut? ” (Taichi)

“Aku baik-baik saja, ayo pergi” (Marl)

Jadi aku mengajak Marl, yang saat ini masih bersemangat karena sambutan penduduk kota sebelumnya, ke guild Adventurer.

Ada beberapa petualang yang ikut dengan kami, dan ada beberapa yang kembali ke kota.

Ethan juga ikut dengan kami.

“Jika kau ingin merayakannya! Maka kau butuh uang! ” (Ethan)

Itu benar.

***

“Oh, kalian kembali. Setelah kalian pergi, ada banyak goblin terlihat di sekitar Kota. Aku jadi khawatir, apa yang terjadi dengan kalian? “(Ulz)

Pak tua Ulz membuat wajah lega ketika dia melihat kami.

Tapi kita harus memberitahunya kabar buruk juga.

“3 orang tidak kembali ya …………… ..” (Ulz)

Mayat 3 petualang yang gugur telah diserahkan ke guild oleh Knight Order, pihak guild mengatakan akan membantu untuk mengubur mereka di pemakaman Kota, dan mengirim kembali barang-barang mereka ke keluarga mereka.

Kartu Adventurer tampaknya digunakan sebagai tanda pengenal seperti pada anjing.

Aku melihat salah satu orang lama (veteran/senior), membawa 3 kartu dari orang yang mati ke Pak Tua Ulz.

“Sekarang, bawa kartu kalian ke sini untuk diperiksa.”

Semuanya patuh dengan apa yang dia katakan, dan mulai memberikan kartu mereka.

Staf guild memeriksanya satu per satu dan membayarnya.

“Oi kau, beneran nih?”

Ketika Pak Tua Ulz memeriksa kartu ku, dia kaget.

Tentu saja, kartu itu telah mencatat 3 Troll yang telah-ku bunuh.

“Pak tua, itu benar. Ketika aku berada di depan, aku melihatnya membakar 3 Troll, dan dia juga membantu para Ksatria mengalahkannya dengan sihir. “

“Ah, aku juga melihatnya, itu benar. Setelah itu, dia membunuh satu yang dia bakar dengan satu pukulan, dan dia juga membunuh yang datang setelahnya. “

“Dia memukul Troll itu dengan tangan kosong.”

“Apa kau bercanda?” (Ulz)

“Sebenarnya, dia duduk di atasnya, dan berteriak seperti ini, ORAORAORA”

“Kau kan membawa mayat Troll, tunjukkan padanya.”

Petualang yang melihat kejadian itu mengkonfirmasi dan memuji diriku.

Hahaha, tidak perlu memujiku, teman – teman.

Lalu kami berjalan ke gudang.

“Mengejutkan, ini akan menghabiskan banyak uang.” (Ulz)

Pak tua Ulz mengeluarkan kalimat itu ketika dia melihat 3 mayat Troll yang berjejer di lantai. Mayat monster yang diburu oleh petualang akan dijual sebagai bahan di pasar. Tentu saja, harga jualnya akan lebih mahal daripada harga beli. Tapi sebagian dari keuntungan itu akan kembali ke guild. Sederhananya, semakin banyak petualang membawa kembali mayat(monster), semakin banyak guild akan mendapatkan keuntungan.

“Berapa harganya?” (Taichi)

“Kulit dan tulang Troll bagus untuk membuat senjata dan armor. Lemaknya bisa digunakan sebagai pelebur emas. Dagingnya bisa dijual dengan harga tinggi juga, sayangnya kepalanya rusak, yah harganya tetap mahal. Tanpa diperiksa harganya pasti tidak akan di bawah 30 emas untuk 1 mayat dan hadiah penaklukannya adalah 5 emas per 1 Troll. Kira-kira harganya sekitar 105 koin emas” (Ulz)

“Itu jumlah yang tidak masuk akal untuk sebuah pekerjaan.” (Taichi)

105 koin emas, itu artinya aku mendapat 10 juta dan 6 ratus ribu yen.

Petualang bukan hanya bisnis yang sangat menguntungkan.

***

“Untuk semua petualang! KAMPAI!”

“”””KAMPAI!””””

Kami mengangkat cangkir kami dan bersulang.

Setelah mendapatkan uang imbalan, aku membuat pesta perayaan dengan mengundang semua petualang yang berpartisipasi.

Ada sekitar 20 orang di sini, jadi aku telah menyewa seluruh toko khusus untuk pesta ini.

Bahkan jika aku harus membayar 5 koin emas untuk acara ini, aku dapat makan dan minum di pesta sepuasnya, aku akan tetap kaya jadi tidak masalah.

Dan itu lebih baik daripada orang lain iri padamu.

Ada beberapa petualang wanita yang mengirimkan tatapan menggoda kepadaku.

Tapi, penjagaan Marl-san terlalu ketat, dan dia tidak meninggalkan sedikit pun celah.

Ah, selamat tinggal payudara berlimpah.

Malam itu penuh dengan orang – orang yang saling bersulang dan teriakan mereka, lalu kami kembali ke penginapan dan tidur seperti kayu

 (Tl Note: Yah tidur seperti kerbau atau mayat juga bisa).

Keesokan harinya.

Ketika aku bangun dan mulai menggoda Marl, suasana hati kami membaik.

Kemarin, kami sangat lelah setelah berjalan dan bertarung, jadi kami merasa panas di pagi.

Bagaimana dengan Marl? Perbedaan stamina kami tinggi, ya.

Dia sekarang sedang tertidur dengan nyenyak menggunakan lenganku sebagai bantalnya.

Tapi, yah aku juga merasa tenang.

Bahkan tanpa tahu apa-apa tentangnya, aku menerima Marl.

Bisa meringkuk (tidur/bersama) dengan gadis yang kusukai setiap hari. Membuat aku berpikir, semua baik-baik saja, Apa pun yang terjadi, terjadilah!

Um, aku tidak salah. Aku laki-laki, kan?

Aku menggunakan sihir sehari-hari untuk membersihkan tempat tidur dan tubuh kami. Mari kita terus berbaring.

Ketika aku membuka status dan memeriksanya, Lv.-ku telah menjadi 12 dan aku memiliki 42 Skill Point yang tersisa.

Sementara aku melihat – lihat stat, Marl terbangun.

“Mou …… Taichi-san, melakukannya dengan kasar meskipun ini sudah pagi.”

Kemudian dia mendekat dan mencium-ku.

Hei, jangan lakukan itu, idiot! Itu akan mengeras lagi.

Aku tidak akan bertanggung jawab jika itu terjadi!

“Ufu, Taichi-san benar-benar cocok untukku~” (Marl)

“Berisik, haruskah aku memberimu pelajaran.” (Taichi)

“Ahn …….. Tu, tunggu, Taichi-sannn” (Marl)

Ketika kami akan memulai babak ke-2, pintu dibanting terbuka dengan suara yang keras.

Ketika aku melihat ke arah pintu yang terbuka, aku melihat Pinea yang urat-urat di kepalanya bermunculan, berdiri di sana.

“Aku minta maaf karena menghalangi pelanggan-san. Tapi sekarang saatnya untuk membersihkan kamar, bukankah ini saatnya kamu keluar ………? ” (Pinea)

Maafkan aku.

“Ufufu, selama beberapa hari terakhir ini, jika aku tidak ‘terlindungi’. Aku seharusnya sudah hamil. “(Marl)

Marl berbicara dengan ceria sambil tersenyum bahagia.

Aku mendengar bahwa jika petualang wanita menginginkan, ada layanan guild untuk sihir Kontrasepsi.

Jadi tidak, akan ada masalah yang terjadi, ada juga cerita tentang monster sesat/jahat yang menculik wanita untuk berkembang biak, jadi langkah tersebut penting.

Tapi, monster mesum ya ……………………  Seperti imajinasiku.

Juga karena alasan lain, itu untuk para wanita yang ingin menjadi petualang, tetapi harus berhenti karena alasan hamil.

Contoh jika party (gender) campuran beranggotakan laki – laki dan perempuan dan seseorang di party hamil, party itu akan dibubarkan.

Jadi sihir Kontrasepsi telah populer sejak dulu.

Tapi ada juga yang ingin hamil, atau karena dia menemukan kekasih dan ingin hamil juga ada.

Jadi yang tersisa di itu party akan kesulitan.

Jika mereka menemukan anggota baru, maka itu adalah hal yang baik tetapi masihlah tidak mudah untuk menemukannya.

Dan sihir ini juga meredakan rasa sakit dalam saat periode menstruasi. Jadi hal ini menjadi populer di kalangan warga biasa baru-baru ini.

Termakasih berkat itu, aku tidak perlu menahan banyak hal.

“Baiklah, apa yang harus kita lakukan hari ini. Kita juga mendapat uang dari memburu Troll, bagaimana kalau kencan? ” (Taichi)

“Eh?” (Marl)

Marl menatapku dengan mulut terbuka.

Ada apa dengan reaksi itu?

Apakah kamu pikir aku orang yang hanya bisa bekerja dan berlatih saja?

“Apa, punya masalah?” (Taichi)

“Tidak tidak Tidak! Ayo pergi! “(Marl)

Lalu Marl memeluk lenganku dengan gembira.

Oh, matanya bersinar, sangat imut.

Kami mendapat 35 koin emas per mayat Troll.

Bersama dengan hadiah penaklukan goblin, sekarang kami punya uang yang lebih dari cukup.

“Dan …… Kenapa tempat yang pertama kita datangi adalah toko senjata?” (Marl)

Marl menyipitkan matanya dengan perasaan tidak senang.

“Ya…. alasannya, pedangku pecah berkeping-keping kemarin. Bahkan Marl memiliki pedang yang digantung di pinggangnya, kan? Jika orang seperti ku tidak punya pedang seperti mu dan dipandang rendah, itu akan terlihat buruk, kan? “(Taichi)

Menggantung staf tempur sangatlah membingungkan.

Ketika dia melihat pinggangnya, lalu pinggangku, dia mengangguk.

“Tentu saja, aku seorang wanita juga memiliki pedang, jika Taichi-san tidak memilikinya maka kamu akan dipandang buruk.” (Marl)

Benarkan? Jadi, aku berjalan ke depan konter.

Luise ada di sini hari ini, tetapi dia sedang melayani pelanggan lain.

Ketika aku tiba di konter, Kucing Owner menghembuskankan asap dari pipanya.

“Selamat datang, apa yang kamu inginkan untuk hari ini-ne?” (Kucing Owner)

“Ou, aku ingin pedang, yang bisa menahan kekuatan sihir jika dimasukkan ke dalamnya, dan bisa memukul kepala Troll tanpa mematahkannya.” (Taichi)

Ketika dia mendengar pesananku, dia mengangkat alisnya.

Ah, wajahnya seakan berkata “Jangan konyol”.

“Tunggu, untuk pemula seperti Onii-san yang bahkan tidak tahu serangan Sihir, Baru saja kembali dari berlatih ——-“ (Kucing Owner)

Sebelum dia selesai berbicara, aku memfokuskan kekuatan sihirku di ujung jari telunjukku dan menusuk wajahnya.

Pemilik membalasku dengan pipa ajaibnya.

Bang

Suara benturannya terdengar keras, dan pipa Owner sedikit terdorong ke belakang.

Mata pemilik terbuka lebar.

“………… ..Aku terkejut-ne” (Pemilik Kucing)

Dia bermaksud untuk mendorong jariku ke belakang.

Tapi pipanya malah terdorong ke belakang, jadi dia terkejut.

Dan karena isi dari pipanya terlempar keluar, jadi dia membersihkan pakaiannya.

“Tapi itu mahal loh? Berapa anggaran yang kamu miliki? ” (Kucing Owner)

“Un, itu sekitar 10 koin emas.” (Taichi)

“Hmmm, begitu-ne” (Kucing Owner)

Kemudian, Owner melompat dari konter dan terhuyung-huyung pergi ke dalam toko.

Apa itu? Apa maksud dengan keimutan yang ditunjukkannya itu?

Nah, jika ada kucing, mengapa tidak ada anjing?

Jika aku bisa memilih, aku pasti akan memilih anjing.

Ketika aku melihat Marl, dia juga menatap Owner dengan hasrat yang membara.

Itu juga terlihat lucu di dunia ini ya?

“Ini adalah barang – barang yang berada dalam kisaran anggaran kamu, ada yang sedikit mahal. Hanya dengan 10 emas saja tidak akan cukup” (Kucing Owner)

Owner mengambil beberapa pedang pendek yang memiliki panjang yang sama dengan pedang lamaku.

Ada 3 dari pedang itu, jadi aku mencoba memegang dan menariknya keluar dari sarungnya untuk menguji beratnya satu per satu.

“Hm, kelihatannya bagus untuk cadangan, tapi agak ringan. Marl akan lebih cocok untuk yang ini” (Taichi)

Lalu aku membiarkan Marl memegangnya.

Ada satu yang dia minati, jadi dia terus menatap pedang yang satu itu.

Dia tertarik pada sebuah pedang berwarna hijau, yang memiliki pola di atasnya.

Ada juga pola ukiran yang halus di pegangannya.

“Apakah kamu menyukainya?” (Taichi)

“Eh? Ah, aku hanya berpikir pedang yang itu terlihat indah, dan dengan mengangkatnya, pedang itu terasa sangat ringan. “(Marl)

Kemudian dia menyarungkannya kembali ke sarungnya.

Um, dia menyukainya.

“Owner, apakah kamu memiliki pisau yang lebih panjang?” (Taichi)

“Ya, untuk Onii-san, mau yang ini?” (Kucing Owner)

Lalu dia menunjukkan padaku pedang panjang yang dibuat dengan halus.

Ketika aku menghunuskannya, aku melihat pisau putih yang tidak bernoda.

Berat dan rasa ketika aku memegangnya di tanganku juga sempurna. Jika panjangnya sebatas pedang ini, aku bisa memenggal Troll dengannya.

“Hebat, ini dia. Aku akan mengambil ini dan ini, 2 pedang ini, bisakah Anda memberi ku diskon?” (Taichi)

Aku kemudian memilih untuk membeli pedang panjang yang diambil Owner, dan pedang pendek yang disukai Marl.

Marl saat ini sedang sibuk memilih Crossbow barunya, jadi dia tidak menyadarinya.

“2 pedang ini seharga 25 emas, aku bisa memberimu 24, tapi toko kami tidak akan membiarkanmu terus seperti ini, kamu tahu?” (Pemilik Kucing)

“Wahaha, jangan memandang rendah diriku. Hal-hal seperti ini itu mudah. ”(Taichi)

Lalu aku mengambil 24 koin emas untuk membayar Owner tanpa kekurangan satu koin pun.

Matanya terbuka lebar lagi.

“Aku kaget-ne ………… .. Dari mana kamu mendapat uang sebanyak ini?” (Kucing Owner)

“Aku membunuh 3 Troll dan menjual mayatnya. Seharusnya tidak lama sebelum bahan – bahan dari Troll keluar di pasar. “(Taichi)

“Aiyaaaaa, Onii-san selalu membuatku terkejut-ne” (Kucing Owner)

Aku menaruh pedang panjang di pinggangku dan memeriksa kondisinya.

Untuk pedang pendek, mari kita cari waktu yang baik untuk memberikannya pada Marl.

“Hm, apakah ini dibuat dari Mithril?” (Taichi)

“Ya, dua yang ini terbuat dari Mithril-ne, Mithril tahan lama, tidak pecah, tidak bengkok, tidak retak, tidak memburuk. Itu bisa disebut sebagai salah satu logam terkuat. Itu juga dapat menahan sihir yang sangat tinggi, bahkan jika kamu memasukkan banyak kekuatan sihir ke dalamnya, itu tidak akan mudah rusak. “(Kucing Owner)

Ketika aku menggunakan Appraisal, namanya menunjukkan “pedang Mitrhil.”

Meskipun tidak meningkatkan statistik sihir dalam jumlah banyak, tapi ini akan berfungsi sebagai senjata jarak dekat yang baik.

“Dan pedang yang satunya lagi adalah item langka dengan sihir angin yang dimasukkan ke dalamnya. Itu juga meringankan beratnya dan ada sihir kecepatan di dalamnya juga, yang akan membuat gerakan pengguna menjadi lebih lincah. “(Kucing Owner)

Aku menggunakan Appraisal, pedang pendek juga menunjukkan “pedang pendek Mithril”.

Seperti kata Owner, pedang itu memiliki sihir pengurangan berat dan kecepatan juga meningkatkan sihir atribut elemen angin yang diimbuhi ke dalamnya.

“Terima kasih, Luise pasti sibuk.” (Taichi)

“Seperti itu setiap hari-ne” (Kucing Owner)

Ketika aku berpisah dengan Owner, dia meringkuk dan menjadi bola daging yang bernapas, dan aku keluar dari toko dengan Marl.

Luise masih terjebak dengan pelanggan yang sama, dan dia terlihat kesal.

Tapi aku masih berkencan dengan Marl, jangan biarkan ini menjadi buruk.

Setelah itu adalah kencan normal.

Kami berjalan-jalan dan membeli makanan ringan, menonton pertunjukan jalanan di Central Plaza, melihat-lihat toko pakaian dan aksesoris.

“Ngomong-ngomong Marl, barang-barangmu terlihat sedikit, apakah kamu memiliki masalah dengan pakaian atau sesuatu?” (Taichi)

Marl adalah seorang wanita, Tentu saja, dia pastinya ingin memiliki banyak pakaian untuk merubah suasana hati.

Lebih jauh lagi, gadis ini adalah putri sungguhan.

“Jika ada terlalu banyak barang, itu akan menjadi beban ……… Walau aku ingin beberapa pakaian baru juga sih.”

Lalu dia menunjukkan sedikit senyum sedih.

Benar, jika kau tidak memiliki inventory seperti diriku, maka kau tidak akan dapat menyimpan banyak pakaian.

Jika kau memiliki tempat seperti rumah sewaan, maka itu adalah cerita yang berbeda.

“Kamu bisa memasukkannya ke dalam inventory-ku, jangan pedulikan itu.” (Taichi)

“Tetap saja ………….”

Dia masih menahan diri.

Hanya perlu memberinya sedikit dorongan

“Alasan lainya adalah, aku juga ingin melihat Marl mengenakan pakaian imut.” (Taichi)

Jika kita berbicara tentang hasilnya: Ini berlebihan.

Kami melewati toko pakaian satu per satu dan ketika aku sadar hari sudah malam.

Tetapi bagi ku, membeli satu kostum penari yang menunjukkan banyak kulit ketika di kenakan itu adalah lebih dari puas.

Tetapi ketika kau telah puas, kau mudah menjadi lelah (IFYKWIM).

Kami sudah bicara tentang pakaian, jadi aku membelinya juga.

Sekarang, kami beristirahat di sebuah bangku di sudut Central Plaza.

“Ahhh, sangat menyenangkan! Sudah begitu lama sejak aku berbelanja sebanyak ini! ” (Marl)

Marl merebahkan dirinya di bangku, merentangkan tangan dan kakinya dengan penuh senyuman.

Aku telah melihat Marl tersenyum berkali-kali. Tapi ini senyum paling cerah yang pernah kulihat di wajahnya.

Bel malam pun berdering.

Ketika bel berbunyi, sebagian besar toko tutup, orang-orang kembali ke keluarga mereka, beberapa pergi ke bar.

Hadiah dari penaklukan Troll, aku memberi Marl 10 koin emas.

Karena, dia telah memberi tahu ku kelemahan Troll itu, dan memberiku perlindungan juga.

Padahal aksi itu sangat berbahaya.

Selain itu, aku juga memberinya 20 koin emas untuk kebutuhan sehari-hari seperti yang kami sepakati sebelumnya.

Dan biaya pakaian hari ini diambil dari kebutuhan sehari – hari itu.

Karena dalam kebutuhan sehari – hari ini juga termasuk dalam biaya pakaian dan makanan.

“Yah, aku juga harus belajar banyak hari ini.” (Taichi)

Bagi dunia ini, pakaian yang siap pakai adalah barang ke-2 (second hand), itu membuat ku merasa kaget.

Dan lagi pakaian – pakaian itu semua memiliki desain unik khas untuk mereka sendiri, mereka tidak memiliki barang duplikat.

Tapi itu bisa dipahami, karena semuanya dibuat berdasarkan pesanan.

Mereka tidak memiliki pakaian yang diproduksi secara massal, setiap bagiannya merupakan buatan tangan.

Dan jika mereka tidak ingin untuk membuat pakaian untuk diri mereka sendiri, mereka perlu menyewa seorang penjahit untuk membuatnya, yang harganya lumayan mahal.

Untuk alasan itu, orang biasa membuat pakaian mereka sendiri.

Jika mereka tidak memakainya lagi, mereka akan menjualnya.

Dan kemudian orang lain akan membelinya untuk digunakan.

Jika mereka bosan, mereka akan menjualnya lagi, mengulangi lingkaran ini.

Jadi seperti yang aku telah jelaskan, ada banyak spesialis dalam mengelola pakaian bekas.

Untuk dasarnya, ada beberapa pakaian longgar dan polos juga, yang lain imut atau bahkan erotis.

“Ehm, Taichi-san, pakaian itu, apakah aku benar-benar harus memakainya?”

“Aku sudah membelinya, tentu saja.” (Taichi)

Dia bertanya padaku, pastinya karena senyumanku yang mencurigakan beberapa waktu yang lalu.

Apa boleh buat kalau begitu, karena itulah semua pakaian erotis ini harus digunakan oleh orang yang bekerja di bidang tertentu.

Walaupun Marl adalah gadis bertipe imut, tetapi jika dia mengenakan pakaian erotis ini, aku ingin melihat seperti apa dia.

“Ah, benar. Ada hadiah lain untukmu. “(Taichi)

Aku mengeluarkan pedang pendek Mithril yang kubeli di toko senjata dari inventory ku, dan memberikannya kepada Marl yang duduk di sebelah ku.

Marl menerimanya dengan wajah yang sangat terkejut.

Um, kamu harus merasa bersyukur.

“TUNGGU!? EH!? APA INI, SUNGGUHAN!? ”(Marl)

Ketika kau melihatnya berbicara seperti itu, dan memeluk erat pedang itu di dadanya.

Itu berarti dia tidak akan pernah mengembalikannya kembali pastinya.

“Aku punya banyak alasan, tetapi itu akan melelahkan untuk jelaskan. Jadi, tolong terima saja tanpa bertanya, oke? ”(Taichi)

Yang nyatanya itu karena aku melihatmu menyukai pedang itu.

Jadi aku membelinya, itulah alasan utama dan semua alasannya.

“……………… .Y, Ya” (Marl)

Marl merona merah, dan menundukkan kepalanya.

Apa ini? Reaksinya jadi aneh.

Dan orang-orang di sekitarnya melihat ke sini dengan rasa kagum tersorot dari mata mereka dan tampaknya merasa senang dengan kami berdua.

Apa yang sebenarnya terjadi?

Dan kemudian aku membawa Marl yang memeluk pedang pendek di tangannya ke Burning Golden Bed dengan keadaan yang masih seperti itu.

Pinea yang melihat kita. Mulai berjalan ke sini

.

“Selamat datang kembali, bagaimana kabar ……… Hoho” (Pinea)

Ketika dia melihat pedang pendek Mithril di lengan Marl, dia menyeringai lebar.

Apa yang harus kukatakan, aku benar-benar memiliki firasat buruk.

“Hehhehhe, aku tidak tahu bagaimana kamu melakukannya, tapi tidak buruk Onii-san. Kamu bahkan membelikannya pedang pendek Mithril. Bukankah ini hebat, Marl? “(Pinea)

Pinea tersenyum seperti orang tua meskipun wajahnya tidak cocok untuk itu, dan menggunakan sikunya untuk menyikut perutku.

Jika kau melihat penampilan luarnya, ia terlihat seperti gadis loli biasa, akan tetapi kenyataannya, dia bahkan lebih tua dari ku dan dia juga adalah Nyonya dari tempat ini.

Pada awalnya, kupikir dia adalah putri pemilik penginapan, tetapi aku salah. Sebenarnya, dia adalah istrinya.

Dan aku baru tahu fakta ini kemarin. Dwarf, betapa mengerikan.

Tapi tetap saja, aku tidak mengerti.

Apa artinya semua ini?

“Hei, apakah memberikan pedang pendek Mithril kepada seseorang memiliki arti khusus?” (Taichi)

“” EH? “” (Marl & Pinea)

“Eh?” (Taichi)

Mengapa atmosfer jadi membeku

“Ehh, kalau begitu? Lalu mengapa Taichi-san memberikan ini sebagai hadiah ……? ”(Marl)

“Hmm? Aku melihatmu menyukainya, dan itu bisa digunakan untuk membela diri juga. ”(Taichi)

Ketika mereka mendengar penjelasan ku, senyuman Pinea menjadi berkedut. Adapun dengan Marl, matanya mulai berkaca – kaca dan sepertinya dia akan menangis.

“Ehh, meskipun aku tidak mengerti semua itu, tapi tolong jangan menangis, oke? Pinea, bisakah kamu jelaskan kepadaku? ” (Taichi)

Pertama, aku memeluk Marl yang mulai mengeluarkan isak tangis dan membelai kepalanya, sambil meminta Pinea untuk penjelasan.

Itu harus beberapa kebiasaan atau tradisi yang aku tidak tahu.

Marl memegang kepalanya di bahuku dan mulai menangis.

Um, kebiasaan dunia lain sulit dipahami.

“A, ummm. kamu benar-benar tidak tahu? Tapi itu hal yang biasa loh? “(Pinea)

“Ya, aku tidak mengerti sama sekali. Aku tinggal bersama Master ku di gunung di sebuah pedesaan dan berlatih dengannya sampai saat ini, Jadi aku tidak tahu banyak hal di sini. “(Taichi)

Ketika dia mendengar aku, Pinea memukul dahinya dengan tangannya.

Dan menjelaskan dengan suara muak.

“Secara umum, jika seorang pria memberikan pedang pendek mithril kepada seorang gadis, itu berarti [Menjadi milikku dan gunakan pedang ini untuk melindungi kesucianmu], kau tahu?” (Pinea)

“Ehh, Itu sebuah lamaran? Pernyataan cinta? “(Taichi)

“Apakah ada artinya lain, tolol?” (Pinea)

Hal yang lumrah, kau tahu? Ketika aku mendengar itu dari Pinea, aku menatap langit-langit.

AKU TIDAKL BERSALAH

Marl, yang menangis sampai matanya bengkak, duduk di tempat tidur dan menghadap ku yang duduk di sudut lain di dalam kamar.

“…………… ..Kamu harus menyiapkan makan malam, kan, mengapa kamu tidak turun?” (Taichi)

“Aku tidak bisa meninggalkan orang bodoh yang membuat seorang gadis menangis sendirian dengannya.” (Pinea)

Dan aku tidak mengerti mengapa Pinea berdiri di dekat kami dan memelototi kami.

Aku membuatnya menangis, meskipun aku tidak bermaksud demikian, kau paham?

“Yah, Marl, bisakah kau dengarkan aku dulu?” (Taichi)

Marl, yang menatap pedang pendek Mithril di pangkuannya, mengangguk.

Sepertinya dia masih mendengarkan.

“Aku akan mengatakan ini dengan lurus, aku memberimu pedang itu sebagai hadiah tanpa mengetahui kebiasaan itu sebelumnya.” (Taichi)

Marl mengeluarkan suara isak lagi ketika dia mendengarku.

Tolong, hentikan, atau Health Point hatiku akan menjadi nol.

“Bagaimana ya cara mengatakannya …………” (Taichi)

Aku tidak tahu apa yang harus ku katakan dalam situasi seperti ini.

Tenanglah diriku, pada saat seperti ini, aku harus mengatakannya dengan jujur.

Aku mengambil pedang pendek Mithril dari pangkuan Marl.

Tindakanku membuat Marl mengangkat kepalanya dan menatapku dengan mata putus asa.

Pinea terkejut sehingga dia tidak bisa berbicara, dan membuat wajah yang sangat menakutkan.

“………………. Maukah kamu mengambil ini lagi?” (Taichi)

Aku menggunakan kedua tanganku untuk mengangkat pedang pendek Mithril untuk diberikan pada Marl.

Marl yang masih tidak bisa memproses apa yang terjadi, membiarkan mulutnya terbuka, lalu.

“………………… .Ya!” (Marl)

Wajahnya yang membengkak karena menangis sekarang berubah menjadi wajah yang penuh senyum.

Pinea yang berkata [Ah, ya, ya, aku puas] dan meninggalkan ruangan.

Aku sudah menyuruhmu pergi dari tadi kan.

Kami berbaikan. Sekarang aku duduk di sampingnya dan mengeluarkan handuk lalu membersihkan wajahnya.

Marl terlihat seperti dia geli tetapi membiarkan aku membersihkannya dengan patuh. Lalu aku memeluknya dan mendorongnya ke bawah.

“Aku benar-benar bahagia.” (Marl)

“Begitukah” (Taichi)

Aku membelai kepalanya dan menciumnya.

Dan malam ini adalah malam yang panjang.


 

 

Halo semuanya, OTAKU-AKUT di sini! Saya harap semua orang baik-baik saja dan menikmati novelnya. Di sini, di OTAKU-AKUT, satu hal yang sudah kami perjelas sejak hari pertama adalah: Bahwa kami tidak akan pernah memaksa orang membayar untuk membaca terjemahan kami. Penerjemahan itu menyenangkan, kami menikmatinya, dan kami menyukai novel yang sedang kami kerjakan. Namun, itu juga memakan waktu dan usaha. Antara manajemen situs, pemeliharaan dan hosting di satu sisi, dan tingkat CMP rendah dan pemblokir iklan di sisi lain, pendapatan iklan kami tidak signifikan. Jika Anda memiliki pemikiran, silakan komentar di bawah ini; dan ingat: Tidak peduli bagaimana Anda memutuskan untuk mendukung kami, kami sangat berterima kasih. Terima kasih banyak!

 

Please wait...

Subscribe to our newsletter

Want to be notified when our article is published? Enter your email address and name below to be the first to know.
×
Copied!