29-Years-Old Bachelor Ch.7 PART 1


Memukul semak – semak untuk mencari goblin tapi aku menemukan hal yang lain


Penerjemah: SETNYAN

EDITOR : VOID SAMA


Di malam hari,  sebelum bel tengah malam berbunyi. Aku dan Marl sedang menunggu di tempat pertemuan, yakni di gerbang sebelah barat.

Kami sudah makan, dan kondisi kami dalam keadaan sempurna.

Ada beberapa petualang yang datang ke sini lebih awal juga.

Tidak terlalu jauh, terlihat satu divisi Knight Order berkumpul, Mereka semua mengenakan Armor yang sama.

Lv. terendah dari anggota Knight Order adalah 10, dan mereka semua setidaknya memiliki skill Sword Lv.2.

Dan pemimpin pasukan penakluk ini berada pada Lv.22, dia juga memiliki skill Sword Lv.3, tentunya dia kuat.

Di sisi petualang, itu tidak dapat dibandingkan dengan yang sebelumnya.

Sebagai contoh, Ethan hanya Lv.4, Marl hanya Lv.2.

Tapi aku tidak bisa benar-benar mengkritik mereka, aku juga baru Lv.5 kok.

Di sisi Knight Order, ada seorang penyihir juga ………. Meskipun hanya ada 1, sama seperti di sisi petualang.

Rambut panjang keemasan, seperti gadis yang sering dimanjakan.

Mungkin karena dia adalah prajurit sihir, dia mengenakan jubah, bukan armor seperti yang lainnya.

Un, tapi kau pun juga bisa menebak kapasitasnya ketika kau melihat gundukan di jubahnya, yang dia punya bisa di bilang sangat besar.

“Dia sangat cantik bukan ——–” (Marl)

“Ya, seorang prajurit sihir. Aku harus menjadikannya sebagai panutan. ”(Taichi)

Keahlian yang baru saja aku peroleh sekarang ini seperti pisau panas. (harus ditempat tentunya)

Untuk bisa menyaksikan pertarungan penyihir asli, itu akan menjadi pengalaman yang bagus.

Aku bisa menggunakannya sebagai referensi.

“B, Benar!” (Marl)

Marl merasa gelisah karena komentarku.

Fuh, wajah pokerku yang tidak bersalah berhasil.

***

Dalam kegelapan malam, kami mulai berjalan ke perkampungan goblin yang ditargetkan.

Tim pengintai merupakan petualang hebat yang berada di atas Lv.10 berjalan memimpin, lalu di ikuti oleh Knight Order dan kemudian kami, para pemula yang mengawasi bagian belakang.

Aku, penyihir berada di depan para pemula ———– Posisi ku berada di belakang Knight Order.

Orang yang menerangi jalan adalah aku, yang menggunakan sihir cahaya di ujung tongkat milikku, dan orang yang mengenakan armor di belakang.

Jika kami diserang, Di depan ada Knight Order, dan ada petualang lain di belakang, mereka menjadi perisai bagi ku, karena aku adalah seorang penyihir.

Prajurit sihir-chan dekat denganku juga.

Barisan ini tidak memiliki masalah.

Ada beberapa serangan monster, tapi itu bisa diatasi oleh para petualang dan ksatria di depan.

“Ini berjalan lancar.” (Marl)

“Ya …” (Taichi)

Ketika aku melirik ke samping, aku melihat mayat yang dipindahkan ke samping agar tidak menghalangi jalan.

Semuanya adalah goblin.

Sulit mengatakannya karena mayat – mayat itu hancur.

Tapi, yang menyerang hanyalah goblin.

Bukankah ini terasa aneh?

Terakhir kali kami melawan mereka, mereka datang berkelompok.

Lalu mengapa mereka menyerang kita satu per satu seperti ini sekarang?

Mereka kuat dalam jumlah banyak, jika mereka tidak menyerang dalam sebuah grup maka itu tidak ada artinya.

“Kumpulan Goblin! Bersiaplah untuk bertarung! “

Setelah teriakan dari depan. Aku dan Marl menyiapkan senjata kami.

Apakah ini kekuatan utama mereka?

Mereka yang sebelumnya itu adalah pengintai ya.

“Konsentrasi, dan jangan serang teman kita?” (Taichi)

“RO,roger! “(Marl)

Meskipun namanya terlihat lemah, tetapi kekuatan Crossbow bukan main-main.

Aku mulai mendengar suara pertempuran dari depan. —-Hah? Apakah mereka lolos dari garis depan?

Karena suara bertarung di depan secara bertahap menjadi lebih dekat ke arah ku.

“Ini dia mereka datang.” (Taichi)

Goblin muncul dari kegelapan.

Ksatria mengelilingi prajurit Sihir-chan dengan erat, dan dia juga menyiapkan tongkat sihirnya dalam posisi rendah.

Sisi lain nampaknya tidak ada masalah.

Para goblin itu sudah menjadi target latihan sihir.

Pertama – pertama, yah, mari kita gunakan 20% kekuatanku untuk ancaman setingkat ini.

“Marl, jangan maju.” (Taichi)

“Y, Ya!” (Marl)

Aku meninggalkan barisan depan, dan menuju para goblin, menempatkan sihir ke dalam staf bertarung sebesar 20% yang kemudian aku ayunkan.

Boom. Suara yang dibuatnya lebih seperti bom daripada dari sebatang tongkat.

Banyak benda yang tadinya goblin berserakan.

Mati seketika.

Bagi goblin, ini terlalu berlebihan.

Jika semua usus hilang, harganya juga akan turun.

Maka aku akan membagi dua kekuatan yang aku gunakan menjadi 10%, itu sudah cukup.

“Ora ora! Aku datang! ”(Taichi)

Aku terus melangkah maju, memukul, dan menghancurkan para goblin yang ada di depanku.

Sebelumnya, ada beberapa dari mereka yang selamat dari serangan pertama, Tapi tidak untuk sekarang.

Marl mungkin takut mengenaiku, jadi dia dengan cemas melihat ke arah sini.

Un, Keputusan bagus.

Jika pertarungan habis-habisan seperti ini, risiko menyerang sekutu sendiri itu tinggi.

Tapi tetap saja……

“Ini masihlah terasa aneh.” (Taichi)

Pergerakan para goblin sangat aneh.

Melihat dari dekat, ini tidak bisa disebut serangan, sepertinya mereka mencoba menerobos dan melewati kita.

Mereka tidak berhenti untuk bertarung, hanya ada kebingungan dan mereka hanya berusaha mencoba untuk menerobos kami.

Marl, prajurit sihir-chan dan para ksatria yang melindunginya. Mereka bahkan tidak pernah mencoba menyerang mereka sama sekali.

Aku mencoba untuk memukul mereka, lalu menunggu serangan balik.

Dan tidak ada serangan balik seperti yang ku perkirakan.

Jadi aku mencoba memanggil kesatria yang ada di barisan belakang pasukan utama.

“Bukankah gerakan para goblin tampak aneh?” (Taichi)

“Ya ………… Sepertinya mereka sedang melarikan diri dari sesuatu.” (Prajurit sihir-chan)

Jawabannya datang dari prajurit Sihir-chan

Suaranya imut seperti Marl, tapi sedikit lebih dingin.

“T, Taichi-san, aku merasa, berbahaya, ini terlihat sangat buruk.”

“Hah?” (Taichi)

Aku merasakan seseorang menarik lengan bajuku, aku melihat ke belakang dan melihat Marl yang wajahnya sangat pucat dan gemetar.

Marl memiliki Skill untuk mendeteksi ahaya.

Apakah keterampilan persepsi bahaya menunjuk pada sesuatu?

Dan kemudian aku mendengar teriakan minta tolong dari depan.

***Thud*** ada sesuatu yang jatuh di depan kami.

“Hihh!?” (Marl)

Marl yang melihatnya menjerit kecil.

Itu adalah mayat seseorang yang lengan dan kakinya bengkok ke arah yang berlainan.

Dilihat dengan teliti peralatan yang dikenakannya, tampaknya dia adalah seorang petualang.

“T, T, TAICHI-SAN !!” (Marl)

“Tenang, tenang dan tarik napas panjang. Marl dengarkan, aku perlu bergantung pada pengetahuanmu sekarang. Apa yang bisa membuat goblin melarikan diri dan memiliki kekuatan untuk membunuh manusia dalam satu serangan seperti ini. “(Taichi)

Bagian depan sepertinya sedang berhadapan dengan hal itu sekarang, aku masih bisa mendengar banyak teriakan.

Aku tidak bisa merasa ragu.

“Aku, jika ada sesuatu yang memakan goblin sebagai makanan, dan mempunyai kekuatan yang lebih dari manusia itu ……” (Marl)

Troll.

Marl semakin memucat sambil menjawab.


yah, aku tau ini menyebalkan. tapi kami tidak punya pilihan lain, kas otaku-akut sedang kosong. sedangkan masa aktif domain kami akan habis dalam 2 sampai 3 bulan ke depan. jadi, part duanya akan di pisah, kalian mungikin akan memerlukan sedikit waktu untuk membukanya

PART 2 : KE SINI

PASSWORD PART 2 : HIRE


 

 

Halo semuanya, OTAKU-AKUT di sini! Saya harap semua orang baik-baik saja dan menikmati novelnya. Di sini, di OTAKU-AKUT, satu hal yang sudah kami perjelas sejak hari pertama adalah: Bahwa kami tidak akan pernah memaksa orang membayar untuk membaca terjemahan kami. Penerjemahan itu menyenangkan, kami menikmatinya, dan kami menyukai novel yang sedang kami kerjakan. Namun, itu juga memakan waktu dan usaha. Antara manajemen situs, pemeliharaan dan hosting di satu sisi, dan tingkat CMP rendah dan pemblokir iklan di sisi lain, pendapatan iklan kami tidak signifikan. Jika Anda memiliki pemikiran, silakan komentar di bawah ini; dan ingat: Tidak peduli bagaimana Anda memutuskan untuk mendukung kami, kami sangat berterima kasih. Terima kasih banyak!

 

Please wait...

Subscribe to our newsletter

Want to be notified when our article is published? Enter your email address and name below to be the first to know.
×
error: jangan copas donk!!
Copied!