I Became a Living Cheat Chapter 4


Overflowing AFTER SCHOOL

Translator : Void

Editor: Utsugi

Malam hari :

ketika perjalanan pulang.

Taiyou
benar-benar kelelahan. Meskiun Ia sudah mencoba menjelaskan apa yang
sebenarna sedang terjadi, Ia tetap di bawa ke kantor polisi karena kedapatan
melakukan tindakan yang mencurigakan, ketika berada di kantor polisi Ia di
introgasi tanpa ampun, tapi ketika mereka(polisi) mulai menyelidiki dari awal
dan mengetahui bahwa Ia hanya mengali lubang dan menutupnya kembali, tak peduli
seberapa banyak mereka memeriksa tempat
itu, yang mereka temukan hanyalah bekas galian lobang dan tidak berhasil
menemukan apapun darinya.

Akhirnya, Taiyou dianggap
sebagai orang aneh dan kemudian ditetapkan bahwa Ia tidak bersalah, karna itu
Ia dapat bebas ketika pertama kali di tangkap.

“Sial……….. ini pertama
kalinya sejak Aku dilahirkan di perlakukan seperti ini oleh polisi……..”

“Itu sedikit menyiksa bukan~? Bukankah
kamu tadi makan katsu donbori sebelum
pulang”

( Katsu Don: adalah
mangkuk donburi berisi nasi putih dengan lauk katsu, yaitu daging sapi gorengan
yang di potongan lebar, ebi, atau ayam yang dibungkus tepung panir dan dimasak
lagi dengan telur ditambah sedikit kuah nimono, lalu disiram saus kental. Juga
sering di berikan oleh polisi jepang sebelum mengitograsi tersangka…… )

Hera melihat Taiyou dengan
pandangan simpati, sambil mengambang di sampingnya.

            “Aku tidak memakannya!! maksudku, menurutmu
itu salah siapa?!”

            “Mmmmmmmmmmmm —–“

Hera merenung untuk
sementara waktu

            “Apakah mungkin?  Itu salah Ibu Taiyou~~?”

            “Kenapa jadi salah Ibuku, Kamu bahkan belum
pernah melihat wajahnya!!  Tak peduli bagainamapun Kita melihatnya, ini
salahmu!”

            “Eh~~ Salahku?”

            “Seseorang yang menyuruhku untuk menggali
lobang dan seseorang yang  tetap bicara denganku ketika ada seorang polisi di depanku, bukankah Kamu yang melakukan semua itu!!”

            “Itu tidak sepenuhnya benar, Aku hanya berfikir bagaimana caranya meningkatkan experiance poin, dan memberikan laporan ketika kamu level up ini adalah tujuan hidupku tau~~ bahkan jika Taiyou–chan pada saat sedang bermain game ketika di serang oleh kesatria besi dari arah samping dan terkejut, Kamu secara insting akan merasa panic dan “bertahan” untuk melindungi dirimu “

            “………………. Ketika Aku level up, bisahkah kamu mematikan fungsi memberitahukan laporan itu?”

            “Itu mustahil, itu adalah instingku~~”

            “…………… Jika begitu, sebagai contohnya jika Aku
tidak berada di sampingmu dan kamu perlu melaporkan itu padaku bisahkah kamu menunggu higga Kamu menemuiku? atau lebih spesifiknya seperti, bisahkah kamu tidak bicara ketika Aku sedang berada di sekitar orang-orang?”

“Jika hanya seperti itu Aku bisa melakukannya~~”

 “Kalau begitu, tolong lakukan seperti itu untuk
kedepannya. Jika kamu berbicara denganku di depan orang lain, lama-kelamaan, orang-orang akan mulai menganggapku memiliki penyakit mental dan Aku akan di kirim ke rumah sakit”

 “Santai saja, bahkan di rumah sakit kamu masih bisa menaikkan levelmu ~~~~”

(E/N : Dewi Sialan,….)

=================================

Meskipun Dia masih berbicara
denganku beberapa saat yang lalu, entah bagaimana, di tengah-tangah pembicaraan
Hera tiba-tiba terdiam.

 

“Hera …………….?”

 

Setelah memanggil namanya Taiyou
mundur selangkah.

 

Ketika memeriksa di sekitarnya,
Taiyou melihat 3 sosok gadis di dekat persimpangan, dan karena Hera dapat
merasakan kehadiran mereka, Dia(Hera) menggerti dan segera mematuhi peraturan
yang telah di buat beberapa saat yang lalu.

 

Lagi pula, ketika Taiyou
melihat lebih dekat, Ia mengingat bahwa pernah melihat mereka di suatu tempat
sebelumnya……………….. terlebih lagi Ia mengenali ketiga gadis itu.

 

“Hayakawa-san

 

Ketika Taiyou mendengar nama
tersebut Keluar dari mulutnya, Taiyou berhenti berjalan dan berdiri di tempat.

 

Ketiga gadis di dekat
persimpangan jalan adalah, tentu saja, dari keluarga Hayakawa, The Triplet Sisters. Mereka sangat luar
biasa, mereka adalah teman sekelasnya dan mereka adalah gadis-gadis dengan
status sosial sebagai selebritis.

 

Walau mereka mengetahui
keberadaanya(Taiyou), mereka tidak memiliki kertetarikkan tentang sebuah
interaksi sosial yang  di sebut teman,
karena itu Taiyou membiarkan mereka melewatinya tanpa menyapa.

 

Namun, ketika gadis-gadis
itu berada dalam jarak 5 meter dari Taiyou, mereka berhenti berjalan, dan
ketiganya menatap langsung ke arah Taiyou.

 

            “Ara~”

 

“Bukankah kamu?………..”

 

“Natsuno Taiyou”

 

“He-hei. Hayakawa-san apa kalian semua mau pulang?”

 

Walaupun Ia menanyakan
sebuah  peratanyaan, para gadis tidak menjawab. Untuk beberapa alasan, ketiganya melebarkan mata mereka dan
menunjukkan ekspresi wajah yang bingung.



“ Hayakawa-san……..?”

 

“Apakah kamu…………….  Benar Natsuno Taiyou ? “

 

“Teman sekalas kami”

 

“Dan juga orang yang selalu
bermain game”

 

“Eh? Yah, itu aku……….”

 

Mengapa mereka mengajukan
pertanyaan seperti itu, apalagi mengapa mereka berhenti berjalan dan
menyapanya, Taiyou memikirkan hali itu di dalam kepalanya.

 

Seolah-olah mereka
menanggapi pertanyaannya, ketiga saudari perempuan itu membentuk sebuah
lingkaran dan secara diam-diam bergumam tentang sesuatu.

 

Percakapan mereka tiba-tiba
ditunda dan Ia tidak bisa tiba-tiba meninggalkan mereka sekarang, karena itu
Taiyou tidak punya pilihan selain berdiri di tempat, sambil mengamati apa yang
akan mereka lakukan selanjutnya.

 

Kotone, Suzune dan Kazane.

 

Seperti namanya mereka
memiliki wajah yang sama persis dan kembar tiga identik.

 

Tapi jika kamu mengatakan
bahwa mereka tidak dapat dibedakan satu sama lain, itu tidak benar. Untuk
beberapa alasan, meskipun mereka memiliki wajah yang sama, tinggi badan mereka
masing-masing berbeda 10 sentimeter satu sama lain.

 

Kotone terlihat kira-kira
seperti anak perempuan SMA tahun pertama, sedangkan Suzune terlihat seperti
gadis SMP dan Kazane terlihat seperti anak SD yang mengenakan ransel, Dia(Kazane)
seperti berada tidak pada tempatnya karena tubuhnya yang pendek.

 

Meskipun mereka memiliki
wajah yang mirip, tinggi badan mereka sama sekali tidaklah sama, dan oleh
karena itu justru membuat mereka semakin terkenal.

 

(Meski begitu ………
Mereka benar-benar cantik)

 

Melihat gadis-gadis di sekelilingnya, Taiyou memikirkan
hal itu dalam pikirannya.

 

Tidak peduli gadis manapun,
mereka imut, dan tanpa menahan diri Taiyou memuji ketiganya karena wajah mereka
yang cantik dan kulit yang sempurna, mereka memiliki mata obsidian berwarna
hitam dan bibir indah yang sempurna. Ketika ketiganya berbaris, jika kau mengabaikan
fakta bahwa mereka memiliki payudara kecil, mereka tidak memiliki satu
kekurangan pada tubuh mereka, mereka adalah Bishoujou.

 

Sementara gadis-gadis itu saling
berbisik, mereka terkadang akan mengedipkan mata mereka ke arah Taiyou.

 

Apa yang mereka bicarakan?
Taiyou sedang berpikir.

 

“ Taiyou-chan〜, Taiyou-chan〜”

 

Hera berbicara dengannya.
Tanpa mengalihkan tatapannya ke arah Hera, Taiyou balas berbisik.

 

“Apa? Ku pikir kamu sudah berjanji
padaku bahwa kamu tidak akan berbicara padaku saat ada orang lain”

 

“Maaf ~~, akan tetapi ada
sesuatu yang Aku khawatirkan~~”

 

“Ada apa?”

 

“Apa mereka adalah pacar Taiyou-chan?”

 

“ Ha?”

 

Taiyou membuka matanya lebar
lebar, dan menggarahkan tatapannya kearah Hera.

 

“Omong kosong apalagi yang
kamu bicarakan? Tentu saja bukan”

 

“Bukan mereka?~~ ini
sedikit aneh~~”

 

“………………..Bisahkah kamu
merasakan kesan yang baik atau mungkin semacam parameter dari mereka, atau
sesuatu yang lain?”

 

Beberapa saat yang lalu Hera
menunjukkan kepadanya(Taiyou) kemampuan yang dia dapatkan ketika leveling di taman, pada saat itu Ia teringat
sesuatu, dan Ia ingin menanyakan Hera untuk mengkonfirmasi sesuatu.

 

“Bukan, ini
hanya intuisi dari seorang wanita~~”

 

“Ini hanyalah intuisimu?
Opps, Aku berteriak tanpa memikirkannya

 

Taiyou dengan malu-malu
menoleh untuk memeriksa ketiga saudari perempuan disekitarnya, untungnya
anak-anak perempuan itu masih saling berbisik dan mereka sama sekali tidak
menyadari kesalahan yang telah Taiyou lakukan.

 

Meskipun membiarkan berada Hera
di dekatya, dalam situasi seperti ini nampaknya tidak akan jauh berbeda, Ia
merasa situasinya sekarang menjadi tidak terkendali, oleh karena itu Ia bersikap
tidak peduli dan memilih lebih baik pergi dari tempat ini sekarang.

 

“Jika begitu, Hayakawa-san, sampai jumpa lagi besok di sekolah”
(Taiyou bersiap-siap untuk pergi)

 

“Ah, tunggu”

 

“Kami ingin berbicara
sebentar denganmu”

 

“3 menit…………. 1 menit, tidak
kami hanya perlu sekitar 30 detik”

 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Ketiga saudara perempuan
yang sedang melakukan berdiskusi, tiba-tiba berteriak untuk menghentikan Taiyou
supaya tidak pergi dari sana, tampaknya mereka sedikit panik.

 

“Haa, baiklah,
jika kalian dapat menyingkatnya”

 

Menuruti perintahnya(Taiyou),
gadis-gadis itu dengan cepat menutup celah di antara mereka, dan menuju kearah
Taiyou dengan mata melebar dan menatapnya dengan tajam ke arah Taiyou. Itu
adalah tatapan yang dipenuhi nafsu, sementara Taiyou yang tidak pernah sekalipun
dalam hidupnya mengalami situasi seperti ini, membuat jantungnya berdetak
kencang.

 

Namun, jantungnya yang
berdebar-debar segera berubah menjadi perasaan yang berbeda.

 

“““Tolong berkecanlah dengan
kami !!!””” (Mereka bertiga
berbicara bersamaan)

 

Taiyou secara spontan mulai
meragukan pendengarannya.

 

Saat kembali ke rumah,
Taiyou langsung berbaring di tempat tidurnya.

 

Dia keluar rumah beberapa
jam lalu, bagaimanapun, ada begitu banyak hal yang terjadi sehingga Ia merasa
benar-benar kelelahan. Untuk sekarang, Ia ingin menyelimuti dirinya di tempat
tidur dan bergegas tidur.

 

“Taiyou-chan〜, Taiyou-chan〜”

 

“Taiyou-chan, kamu baru saja mencapai level 3 di taman beberapa saat yang
lalu, apa kamu ingin memeriksa nilai kemampuan — ?”

 

“ ………………… Ahhh, sekarang kamu mengatakannya. Aku belum benar-benar melihat perubahannya”

 

 

Mendengar fakta bahwa Ia
naik level, beberapa energi kembali ke matanya yang lelah. Dia terus-menerus di
interupsi oleh serangkaian kejadian yang terdiri dari polisi dan ketiga saudara
perempuan Hayakawa dan Ia benar-benar melupakan tentang leveling.

 

Dia bangkit dari tempat
tidur, menyilangkan kaki dan lengannya dan menghadap ke arah Hera.

 

“Baiklah, tolong beritahu tentang status ku”

“Sesuai keinginan mu~~”

 

Dimintai untuk memenuhi tugas
utama dalam kehidupannya, Hera sangat senang dan menanggapi dengan gembira, Dia
segera mentransfer pengetahuannya langsung ke dalam otak Taiyou yang sekali
lagi badai karakter mengalir ke dalam dirinya. Beberapa jam yang lalu di taman
fenomena yang sama juga telah terjadi.

 

Sekali lagi Ia mulai
mengecek statusnya satu persatu.

 

“Seperti yang ku duga, sepertiya tubuhku seperti seorang prajurit. Aku juga perlu memeriksa tingkatan kenaikan yang ku alami…… Hey Hera, apakah Statsku lebih tinggi daripada standar rata-rata? Atau apakah sebaliknya, statsku sebenarnya rendah? ”

“Maafkan Aku~~, Aku tidak yakin tentang itu~~”

 

 

Dia berbicara dalam nada
menyesal.

 

 

“Begitukah, yah itu bukan masalah besar, Aku bahagia selama aku bisa naik level”

 

 

Sekalipun ini hanya sekedar lelucon dan tidak lebih hanyalah sebuah game semata … Saat memikirkannya, tiba-tiba
…….

 

 

Popularity : 0

 

Charm          :
65535
 (Ini bisa membuat Harem dan atau sekedar daya
tarik, Belum dapat dipastikan apakah stats
ini sebenarnya)

 

 

Meskipun sebelumnya, Ia(Taiyou)
ingat Popularity berada di angka 1 sekarang menjadi 0, itu
adalah sesuatu yang membuatnya merasa menyedihkan dan tertekan, namun kedua
angka tersebut telah berubah. Tidak hanya itu, angka yang lain berubah begitu
mengcurigakan sehingga Ia meragukan matanya sendiri!

 


 

 

Halo semuanya, OTAKU-AKUT di sini! Saya harap semua orang baik-baik saja dan menikmati novelnya. Di sini, di OTAKU-AKUT, satu hal yang sudah kami perjelas sejak hari pertama adalah: Bahwa kami tidak akan pernah memaksa orang membayar untuk membaca terjemahan kami. Penerjemahan itu menyenangkan, kami menikmatinya, dan kami menyukai novel yang sedang kami kerjakan. Namun, itu juga memakan waktu dan usaha. Antara manajemen situs, pemeliharaan dan hosting di satu sisi, dan tingkat CMP rendah dan pemblokir iklan di sisi lain, pendapatan iklan kami tidak signifikan. Jika Anda memiliki pemikiran, silakan komentar di bawah ini; dan ingat: Tidak peduli bagaimana Anda memutuskan untuk mendukung kami, kami sangat berterima kasih. Terima kasih banyak!

 

Please wait...

Subscribe to our newsletter

Want to be notified when our article is published? Enter your email address and name below to be the first to know.
×
error: jangan copas donk!!
Copied!