Isekai Maou to Shoukan Shoujo Dorei Majutsu Chapter 1 – BEING SAMMONED PART 2


Part 2


(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

                                               ————————————————-
ALIH BAHASA: ADD-SAN (CURIMCHAN)
EDITOR: -CURIM
–      RENA
PROOFREADER: VOID SAFIRMA
————————————————-
……. Aku, dicium? Kenapa?
Itu adalah
perkembangan yang cepat hingga dia tak dapat memahaminya. Takuma melamun
menatap langit.
Kedua gadis
itu telah lama menghilang dari pandangan takuma. Hanya langit biru yang
tersebar di sekelilingnya. Itu bukan langit-langit rumah yang ia kenal. Dan
kemudian penampilannya sendiri berbeda.
Aku memakai
mantel?.
Bukan
kaos/T-shirt dan celana jeans pendek yang ia kenakan dikamarnya. Itu adalah
pakaian hitam pekat dan yang terpenting adalah mantelnya. Di tangannya ia
memengagang sebuah tongkat yang memiliki aura hitam pekat yang keluar darinya.
Dia mengamati sekeliling.
Seperti yang
dipikirkan, tidak peduli berapa kali ia melihatnya ini bukan kamarnya. Itu
tidak terlalu luas itu adalah tempat yang memiliki 8 sudut dan berjarak 5 meter
dari sudut satu kesudut lainnya. Takuma duduk di tengah altar bangunan. Di
daerah sekitarnya ada 4 tiang. Cahaya yang menyala dari tiap tiang bukanlah api
atau listrik, tapi merupakan batu yang menyala. Seolah-olah efek dari sebuah
sihir di game.
Di luar
pemandangan biru menyebar di sekelilingnya. Seperti bangunan yang cukup tinggi
di sekitarnya hanya ada langit. Mungkin mereka mereka berada di atas menara
tinggi atau semacamnya. Ditempat ini selain dia… ada dua gadis. Salah satunya
adalah elf hanya itu yang terpikirkan. Cukup untuk membuatnya ragu akan
penglihatannya.

Telinga
panjang dan meruncing itu aalah ciri seorang elf yang memiliki telingan
panjang. Rambutnya berwarna keemasan seperti emas yang meleleh dan ada hiasan
rumput di kepalanya. Dia mengenakan jubah hijau, dan karena itu dikat dengan
tali di beberapa tempat kulitnya bisa terlihat di celah-celahnya. Membawa panah
di pinggang dan busur di punggung. Kerah dan di beberapa tempat sudah lama
sempit.
jika hanya itu
takuma sudah tahu itu elf tapi luas dan “seperti tonjolan alami” tonjolan
didadanya adalah satu-satunya hal yang jelas berbeda (pentil) dari gambaran
mereka. Party lainnya— adalah seorang gadis yang memiliki telinga kucing di
kepalanya.
Kedua telinga
dan rambutnya yang tumbuh sampai kepinggang berwarna hitam yang indah. Dia
pendek tapi pahanya terlihat sedikit ketat dan orang bisa mengatakan bahwa dia
telah terlatih. Mata seprti almon seperti kucing dan alis lentik membuatnya
terlihat meiliki sebuah tekat. Tanpa ekpresi seperti boneka itulah bagaimana
dia terlihat.
Pakaiannya
adalah pelindung yang menutupi dada, memiliki bantalan yang melekat di bahu
jaketnya, dan sabuk kulit yang melilit lebar di atas pinggangnya. Dia
mengenakan rok kain berlapis di pinggangnya dan karena dia di atas dia tidak
bisa melihat apa yang benar-benar melihat apa yang ada di bawahnya.
Gadis telinga
panjang itu cantik, dan juga menggemaskan. Takuma mengenali penampilan khas
dari keduanya. — seperti yang kuduga, seorang elf dan… mungkin itu salah
satu dari ras panther.
Para pemain
MMORPG Cross Reverie memilih ras yang mereka sukai di awal game, dan bisa
mengatur hal-hal seperti fitur yang ada di karakter mereka. Di antara ras yang
bisa di pilih adalah elf dan panther. Elf adalah ras yang punya ke unggulan serangan
jarak jauh dengan alat seperti busur. Ras panther memiliki gerakan yang cepat
dan kuat untuk kemampuan rasnya yang telah di atur.
—Ini aku seolah-olah,
berada di dalam cross reverie.
Jika itu yang
terjadi lalu gedung apa ini sekarang? Dia merasa bahwa dia telah melihat latar
belakang yang serupa dalam game tapi…. dia tidak bisa meletakkan jarinya
disana.
Takuma adalah
salah satu top player dalam cross reverie. Pengetahuannya telah melampaui
pemain biasa. Itu sebabnya takuma begitu panik megingat bangunan tempat dia
berada. Serta mengapa ia berhati-hati mengamati sekitar.
Perasaan nyata
ini tidak setengah-setengah.
Perasaan dari
batu ini.
Sisa-sisa dari
genangan air yang mengering.
Awan yang
mengalir di langit biru.
Mungkin karena
tempat ini tinggi, tapi anginnya kuat dan mebuat suara gemuruh.
Cahaya putih
dari matahari tergantung di langit dengan energi yang tidak mungkin ada di
layar LCD. Baunya, bau jamur dan tanah menjadi ciri bangunan tua, naik dan
dibawa oleh angin-angin. Potongan-potongan batu paving lantai tersebar.
Resolusi yang
luar biasa, seberapa tinggi spesifikasi 
untuk sebuah pc dan monitor yang digunakan untuk membuat ini.
Itu terlalu
jelas pikir takuma.
Apa ini adalah
dunia nyata?, tapi pemandangan seperti ini adalah sesuatu yang di akui dalam
game. Gadis kecil dari ras panther bergumam dengan suara kecil yang bisa
terhapus oleh angin.
“Dengan
ini ritual perbudakan selesai ..”
Apakah dia
mengatakan ritual perbudakan? Takuma akhirnya ingat nama dan kegunaan menara
ini. Dalam cross reverie ada banyak skill yang di buat, seseorang berpikir “jika
kau hanya memikirkan efisiensi aku tidak tahu apa alasan untuk
mengimplementasikanya” .
Memaggil
keterampilan tidak berguna adalah “Watak” dan seolah-olah mengatakan dengan
serius “Game Net tidak hanya untuk bersenang-senang”, takuma dan pemain garis
keras lainnya tidak akan memilih mereka.
Sebagai
contoh, bahkan dalam sistem job yang disebut yang takuma
pilih, ada 2 pola pengaturan yaitu keterampilan dan sifat. Salah satunya
disebut <> sesuatu yang sengaja dilatih penyihir
untuk menyerang. Dan kemudian sifat lainnya adalah, itu— gadis elf itu
berkata dengan gembira.
“Pemanggilan
berhasil, maka dengan ini aku juga menjadi seorang <>!
Itu benar, seorang summoner”
Itu adalah hal
tetapkan oleh para penyihir “Yang menggunakan sihir berdasarkan pada elemen bumi,
air, api, angin, cahaya, dan kegelapan, akan 
menjadi yang terkuat”. Meskipun demikian tidak memiliki  semua keterampilan untuk elemen sihir,
seseorang masih akan mendapat poin bonus pada saat kenaikan level dan mendapat
keterampilan. Pekerjaan yang bersifat semacam itu di sebut “Summoner”
cara mereka
bertarung adalah “Memperbudak mahkluk panggilan, dan membuatnya bertarung
bersama mereka. Tapi meski mereka akan bertarung, kemampuan serangnya sangat
rendah. Serangan dari sihir elemen dari level yang sama akan jauh lebih kuat.
Untuk pertahanan mereka memiliki berbagai cara untuk mengandalkan mahkluk
panggilannya sebagai perisai, memikirkan cara mendekatinya dan mengalahkan
musuh sebelum mereka bisa menyerang.
Untuk alasan
itu, <> di ejek dengan hal-hal seperti
“Summoner
LOL”
“Jika
kau ingin bermain dengan hewan peliharaan main di game lain saja sama”
Dan di anggap
lemah. Sesuatu yang memiliki koneksi dengan summoner itu adalah tempat ini—
Tempat
Pemanggilan, <>. Memperbudak mereka sepertinya juga
ada monster spesial yang diperoleh dari beberapa kejadian yang akan mereka
peroleh dari sini. Bahkan altar tempat takuma bangun adalah tempat yang cocok
untuk pemanggilan makhluk pada….
Si panther
berbicara.
“Kesalah
pahaman itu sangat mengganggu, mahkluk panggilan ini adalah sesuatu yang aku
panggil. Sihir mu tidak berhasil”
Gadis elf itu
keberatan dan tampak marah.
“Apa
itu tadi?!  Aku tidak mengerti apa yang
kau katakan! Aku benar-benar menggunakan mantra pemanggil, bukankah begitu? Di
tambah— aku bahkan melakukannya, itu upacara perbudakan! Aku pergi dan
melakukan sesuatu yang sangat memalukan seperti c-c-ciuman  lihat!.”
“A-aku
juga sama disini, selain itu aku belum pernah melihat seorang humanoid, karena
kalau tidak salah itu adalah mahkluk panggilan yang kuat, tidak mungkin di
lakukan oleh elf dengan sihirnya. Berpikir teoritis itu artinya makhluk
panggilan ini adalah panggilan ku!”
“Itu
salah! Dia milikku!”
Kedua gadis
itu berselisih. Takuma mengerti situasiya.
—-Dengan
kata lain, aku tidak di panggil kedunia yang mirip cross reverie sebagai
pemain… kedua gadis itu hampir bersamaan mengatakannya.
               
“Aku
adalah seseorang yang di panggil DIABLO”
“Aku
lah yang memanggil mu diablo!”
Sakamoto
takuma— bukan,
diablo di panggil kedunia lain. Namun, sebagai salah satu dari mahkluk
panggilan kedua gadis itu.
SEBELUMNYA – TOC – SELANJUTNYA

 

 

Halo semuanya, OTAKU-AKUT di sini! Saya harap semua orang baik-baik saja dan menikmati novelnya. Di sini, di OTAKU-AKUT, satu hal yang sudah kami perjelas sejak hari pertama adalah: Bahwa kami tidak akan pernah memaksa orang membayar untuk membaca terjemahan kami. Penerjemahan itu menyenangkan, kami menikmatinya, dan kami menyukai novel yang sedang kami kerjakan. Namun, itu juga memakan waktu dan usaha. Antara manajemen situs, pemeliharaan dan hosting di satu sisi, dan tingkat CMP rendah dan pemblokir iklan di sisi lain, pendapatan iklan kami tidak signifikan. Jika Anda memiliki pemikiran, silakan komentar di bawah ini; dan ingat: Tidak peduli bagaimana Anda memutuskan untuk mendukung kami, kami sangat berterima kasih. Terima kasih banyak!

 

Please wait...

Subscribe to our newsletter

Want to be notified when our article is published? Enter your email address and name below to be the first to know.
×
Copied!